Feeds:
Tulisan
Komentar

SAD DAY IN IDUL FITRI

Harusnya hari ini berbahagia. Harusnya hari ini seperti keluarga-keluarga lain merayakan hari raya dengan kegembiraan……….

Tapi dari kemaren hanya kesedihan yang kurasakan…..

Cape rasanya selalu berpura-pura bahagia padahal hanya kesedihan seperti ini yang kualami. Semua dianggap selalu kesalahanku dan wajar rasanya aku diperlakukan seperti ini. Kesedihan demi kesedihan. Seperti sudah tak ada cinta dan sayang lagi diantara kami.

Kesakitan dan kesakitan. Kata demi kata menusuk hati terus menggoreskan luka sampai berdarah-darah. Sepertinya kemaren sudah kuolesi betadine, tapi ternyata lukanya susah sekali mengering.

Kalau memang sudah tak ada cinta dan sayang lagi…… mungkin lebih baik keluarga ini cepat saja diakhiri. Daripada setiap hari hanya saling melempar kata-kata menyakitkan yang akhirnya menjadi semakin kacau karena mengungkit-ungkit luka lama. Selalu dia bilang : ” loh dulu kmu juga memperlakukan aku seperti ini.” Kenapa sih dia selalu merasa aku injak-injak, padahal dia loh ga pernah menyadari apa yang sudah dilakukan dan dia katakan kepadaku yang menyakiti hatiku.

Wajar loh aku marah, adiknya memaki aku sambil menunjuk-nunjuk bilang kami kumpul kebo. Wajar loh aku marah karena diperlakukan seperti itu. Memang di dalam islam nikah siri tidak sah ta??? kalau memang tidak sah kenapa suami mengajak nikah siri dulu sampai uang terkumpul baru disahkan? Kenapa si adik tak tau diri bahwa kakaknya tidak punya uang untuk mensahkan pernikahannya denganku? dan tidak tahukah, untuk menempuh nikah siri itu aku harus pindah agama islam dan apa saja yang sudah aku korbankan? Aku dibuang keluargaku demi bisa menikah walaupun nikah siri? Tak sadarkah berapa banyak yang kehilangkan demi hidup seperti ini yang kukira bakal bahagia ternyata hanya kesakitan dan kesakitan seperti ini.

Aku hanya ingin bahagia. Aku hanya ingin merasa bahagia. Tapi kebahagiaan yang kukejar sehingga mengorbankan segalanya malah tak kuraih. Tangis dan kesedihan seperti ini entah sampai kapan kuat kutanggung. Rasa sia-sia seperti ini sampai kapan akan berakhir.

Rasanya ingin saat ini juga kuakhiri. Tapi bagaimana anakku? Dia bilang ” walau merasa sedih dimarahi atau merasa sakit tapi dia tak ingin kehilangan papa. Dia tak ingin hidup sebagai anak yang tak punya papa.”

Berarti aku hanya bisa bertahan. Demi anakku dan berharap keadaan membaik. Tapi entahlah. Seperti jauh dari harapan semuanya. Apa aku jalani saja kehidupanku seperti robot yang tak punya hati. Disuruh bergerak ya bergerak. Disetel kewajiban apa saja yang harus dikerjakan ya dikerjakan. Apa lebih baik aku hidup seperti itu sajakah sampai aku benar-benar ga kuat lagi menanggung semua ini.

Cinta semu saja ternyata yang ditawarkannya kepadaku. Cinta yang hanya bertahan 4 tahun setelah itu buyar semuanya. Cinta yang lebih mementingkan keluarganya sendiri tanpa peduli perasaan istrinya. Cinta yang bagaimana seperti ini????

Entah bagaimana perasaanku saat ini. Aku sendiri sudah tak mengerti lagi. Harapanku akan cinta yang indah semuanya hilang dari bayangan. Kemewahan hidup kutinggalkan demi bersamanya. Keluargaku pun kutinggalkan demi meraih cinta yang dia tawarkan. Tapi kenyataannya hanya seperti ini yang kuperoleh. Materi tidak, cinta juga tidak. Air mata, air mata dan terus air mata. Kesedihan, kesedihan dan terus kesedihan. Rasa sakit yang tidak kunjung sembuh-sembuh dalam hati. Mengendap perlahan-lahan dan berkarang dalam dada…. sampai rasanya sakiiit sekali.

Bertahan demi anakku yang kucintai. Anak yang akhirnya hanya menjadi sandaranku saat kesedihan sudah tak tertahankan. Anak kelas 3 SD yang akhirnya juga ikut menanggung semua ini hanya demi mendapatkan status “punya seorang ayah”

Anak kelas 3 SD yang kadang-kadang menjadi limpahan kekesalan. Anak kelas 3 SD yang walau menangis sesegukkan karena merasa sudah tak disayang tapi tetap berusaha ceria. Perkembangan yang bagaimana kah nantinya anakku ini akibat mengalami ini semua???

Atau kuakhiri saja semua ini. Toh hidup sekarang sudah tak berarti lagi bagiku. Sudah tak ada lagi kebahagiaan yang ku kejar saat ini. Karena kebahagiaan yang kuharapkan akan kudapat dulu itu ternyata hanya semu saja. Kebahagiaan semu inilah yang kuperoleh dari pengorbananku selama ini.

Benar-benar hidup sudah tak berharga lagi. Aku harus bagaimana? Keluarga macam apakah yang ingin kuraih dengan keadaan keluarga seperti ini????

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sepertinya Tuhan pun telah menyerah untuk membantuku.

Over and over I look in your eyes
You are all I desire
You have captured me
I want to hold you
I want to be close to you
I never want to let go

I wish that this night would never end
I need to know

 

Could I hold you for a lifetime
Could I look into your eyes
Could I have this night to share this night together
Could I hold you close beside me
Could I hold you for all time
Could I could I have this kiss forever
Could I could I have this kiss forever, forever

 

Over and over I’ve dreamed of this night

Now you’re here by my side
You are next to me
I want to hold you and touch you and taste you
And make you want no one but me

I wish that this kiss could never end
Oh baby please

Could I hold you for a lifetime
Could I look into your eyes
Could I have this night to share this night together
Could I hold you close beside me
Could I hold you for all time
Could I could I have this kiss forever
Could I could I have this kiss forever, forever

 

I don’t want any night to go by
Without you by my side
I just want all my days
Spent being next to you
Lived for just loving you
And baby, Oh by the way

 

Could I hold you for a lifetime
Could I look into your eyes
Could I have this night to share this night together
Could I hold you close beside me
Could I hold you for all time
Could I could I have this kiss forever
Could I could I have this kiss forever, forever

Ketahuan – mata

Dari awal aku tak pernah,
percaya kata-kata mu
Karena ku hanya melihat,
semua dari paras mu
Terakhir kau bilang pada ku,
kau tak ‘kan pernah selingkuh
Tetapi ternyata diri mu,
bermain dibelakang ku

[Pre Chorus:]
Saat ku melihat mu,
kau sedang bermesraan dengan seorang,
yang ku kenal

[Chorus:]
O o, kamu ketahuan,
pacaran lagi,
dengan dirinya,
teman baik ku
(x2)

[Interlude]

[Pre Chorus] ~~ [Chorus]

Tapi tak mengapa,
aku tak heran,
kar’na diri mu,
cinta sesaat ku

Da da dam da da dam

[Female:]
O o, aku ketahuan,
pacaran lagi,
dengan dirinya,
teman baik ku
(x2)

Hero – Mariah Carey

There’s a hero
If you  look into your heart
You don’t have to be afraid
Of what you  are
There’s an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that  you know
Will melt away

( chorus )
And then the hero comes  along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And  you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside  you and be strong
And you’ll finally see the truth
That a hero lies in  you

It’s a long road
When you face your world alone
No one reaches  out a hand
For you to hold
You can find love
If you search within  yourself
And the emptiness you felt
Will disappear

Lord  knows
Dreams are hard to follow
But don’t let anyone
Tear them  away
Hold on
There will be tomorrow
In time
You’ll find the way

Aku bangga lho jadi Wanita

Sekedar tulisan iseng nih yah…. dari pengalaman dan pengamatan sehari-hari, aku berani mengatakan bahwa ternyata wanita itu mempunyai kekuatan super yang tidak dimiliki para pria. Sehingga berbahagialah yang terlahir sebagai wanita.

Kenapa aku bisa mengatakan hal aneh seperti ini??? Coba saja ikutin cerita dibawah ini yah :

Saat matahari telah muncul dipermukaan, seorang wanita akan segera bangun untuk menyiapkan perlengkapan sekolah anaknya sembari memasak air untuk membuat susu. Dan saat menunggu penggorengan panas, si wanita bisa sambil mencuci perlengkapan makan seperti piring dan sendok.

Setelah anak berangkat ke sekolah, wanita akan segera membersihkan rumah sambil melihat tayangan infotainment. Setelah itu langsung cuci baju dan menjemurnya.

Misalnya saja di rumah itu juga membuka toko kecil-kecilan, maka si wanita akan dengan sigap menjaga tokonya sambil menanak nasi dan memasak lauk pauk untuk makan siang keluarganya. Rutinitas yang selalu dikerjakan berulang dan dapat dilakukan sekaligus dua sampai tiga pekerjaan sekali jalan. Keren kan???

Dan kekuatan yang paling besar adalah saat si wanita menanggung beban di dalam perutnya selama 9 bulan 10 hari. Dan akhirnya menahan sakit teramat hebat saat melahirkan dan begitu bayinya lahir dengan selamat, si wanita akan segera tersenyum tanpa merasakan lagi sakit yang baru saja dia alami. Setelah beristirahat, biasanya si wanita akan bangun dan membersihkan diri, padahal dia harus mengeluarkan darah terus menerus selama 40 hari sejak melahirkan ini.

Coba saja laki-laki yang mengalaminya. Wong sakit perut saja biasanya laki-laki akan kesakitan setengah mati. Dan sangat susah buat pria untuk melakukan dua sampai tiga pekerjaan sekaligus.  Atau coba saja laki-laki kita coba untuk melakukan pekerjaan rumah dalam satu hari, dari membersihkan rumah, menyapu, ngepel dan kemudian cuci baju, cuci piring dan masak…. heheheheh pasti bakal seru :p

Aku bangga kok terlahir sebagai wanita. Walaupun hanya sebagai Ibu rumah tangga. Aku bisa memperhatikan anggota keluargaku dengan baik dan tak kurang suatu apapun. Menyiapkan pakaian bersih yang akan digunakan anakku ke sekolah dan suamiku bekerja. menyiapkan makanan lezat untuk dinikmati seluruh keluarga dengan hati riang.

Tapi aku bukan hanya sekedar Ibu rumah tangga loh. Seorang ibu rumah tangga juga harus mempunyai pengetahuan yang luas, agar bisa menjadi teman diskusi suami dan memberikan tambahan pengetahuan dalam membimbing dan mengajari anaknya. Walau seorang ibu rumah tangga, tetap tidak boleh sampai ketinggalan dalam perkembangan teknologi informasi dan dunia pengetahuan yang akan terus berkembang dan berkembang.

Karena itulah aku bangga sebagai wanita. Wanita yang kuat dalam segala pekerjaan rumah, dan wanita yang terus belajar agar bisa menjadi partner bagi suami dan pembimbing dan pengajar bagi anak.

Hero- Enrique Iglesias

Let me be your hero
Would you dance
If I asked you to dance?
Would you run
And never look back?
Would you cry
If you saw me crying?
And would you save my soul, tonight?

Would you tremble
If I touched your lips?
Would you laugh?
Oh please tell me this.
Now would you die
For the one you loved?
Hold me in your arms, tonight.

 

I can be your hero, baby.
I can kiss away the pain.
I will stand by you forever.
You can take my breath away.

 

Would you swear
That you’ll always be mine?
Or would you lie?
would you run and hide?
Am I in too deep?
Have I lost my mind?
I don’t care…
You’re here tonight.

 

I can be your hero, baby.
I can kiss away the pain.
I will stand by you forever.
You can take my breath away.

 

Oh, I just want to hold you.
I just want to hold you.
Am I in too deep?
Have I lost my mind?
Well I don’t care…
You’re here tonight.

 

I can be your hero, baby.
I can kiss away the pain.
I will stand by you forever.
You can take my breath away.
I can be your hero.
I can kiss away the pain.
And I will stand by you forever.
You can take my breath away.
You can take my breath away.

 

I can be your hero.

In The End – Linkin Park

It starts with one
One thing I don’t know why
It doesn’t even matter how hard you try
Keep that in mind I designed this rhyme
To explain in due time
All I know
Time is a valuable thing
Watch it fly by as the pendulum swings
Watch it count down to the end of the day
The clock ticks life away
It’s so unreal
Didn’t look out below
Watch the time go right out the window
Trying to hold on but didn’t even know
Wasted it all just to
Watch you go
I kept everything inside and even though I tried it all fell apart
What it meant to me will eventually be a memory of a time when I tried

I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn’t even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn’t even matter

 

One thing I don’t know why
It doesn’t even matter how hard you try
Keep that in mind I designed this rhyme
To remind myself how
I tried so hard
In spite of the way you were mocking me
Acting like I was part of your property
Remembering all the times you’ve fought with me
I’m surprised it got so (far)
Things aren’t the way they were before
You wouldn’t even recognize me anymore
Not that you knew me back then
But it all comes back to me
In the end
You kept everything inside and even though I tried it all fell apart
What it meant to me will eventually be a memory of a time when I tried

 

I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn’t even matter
I had to fall
And lose it all
But in the end
It doesn’t even matter

 

I put my trust in you
Pushed as far as I can go
And for all this
There’s only one thing you should know

 

I put my trust in you
Pushed as far as I can go
And for all this
There’s only one thing you should know
I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn’t even matter
I had to fall
And lose it all
But in the end
It doesn’t even matter

New Day Again

Satu hari baru lagi kumulai hari ini. Bangun dengan badan yang agak pegel-pegel karena kemaren pergi berenang dengan Audi dan Tus + Pras satu keluarga di Kolam renang Ngaliyan. Ni Kolam renang memang jauh banget dari rumahku, tapi ternyata selain karcis masuknya murah Rp.7500,- kolam renang disini bersih loh.

Audi pertamanya takut banget waktu dibawa Tus ke kolam yang dalamnya 1 meter. Walau agak dipaksa sedikit, kita menunjukkan caranya agar dia bisa mengambang di air dan belajar menyelam. Dan akhirnya, Audi mulai bisa mengapung dengan mengayunkan kedua kakinya, seperti gaya bebas. Yah lumayanlah, kemajuan hari ini terasa di Audi, karena merasa bisa mengapung, dia terus mencoba tanpa henti sampai-sampai perutnya kembung gara-gara kemasukan air. Hatiku terasa ringan akan hiburan kemaren itu.

Dan pagi ini, satu hari lagi bertambah dalam kehidupanku. Entah apa sebenarnya tujuan yang ingin kucapai untuk diriku pribadi. Hanya kegilaanku pada dunia internet ini tidak bisa benar-benar dihentikan ….. Yah..pengennya sih aku mendapatkan sedikit pemasukan dari hasilku sendiri. Tapi sayangnya Tus tidak mengijinkan aku bekerja diluar lagi karena takut pendidikan Audi akan kurang terawasi.

Apa yah kira-kira yang bisa kuhasilkan dari Dunia Internet ini? Paling tidak aku bisa berkarya walau tidak harus diukur dengan Penghasilan kan sebenarnya juga bisa?? Tapi karya pun aku masi belajar. Termasuk Blog ini pun aku masi belajar. Apa mungkin dari sebuah Blog kita dapat menghasilkan “uang recehan” ???? hehehhehe…..

Ya sudahlah, hari ini berlalu lagi seperti hari-hari kemaren sepertinya. Aku masih belum menemukan sesuatu yang benar-benar bisa kuhasilkan. Mungkin masi harus lebih banyak lagi belajar dan lebih banyak lagi membaca.

I hope today i have a nice day :)

Apa khabar teman-teman sefikir

(Korus)
Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk
Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja
(Ulang semula)

Kita tunduk pabila diketuk
Bila terantuk tak usah dipujuk
Biarpun dipatuk
Ingat pesan atuk…sabar sabar sabar sabar…

Tak apa tak kisah
Tak rugi tak mati
Tak ambil peduli
Berserah dan pasrah
Biar ada dah dijampi
Ada pasang, surut-naik

Dikerah dijajah
Terus nista dipenjara
Jadi hamba jadi kuli
Jadi batu diam diri
Kita tunggu kita lihat
Kita nanti kita perhati
Jgn merungut biar berjanggut
Diam akur
Kita mesti patuh
Acuh tak acuh endah tak endah
Buat lawak bodoh terlampau
Biar kita melopong
Biar kita menganga
Biar mereka buat apa mereka suka
Biar saja
Jangan melawan
Jangan membantah
Janganlah degil kena ikut perintah
Kena banyak diam
Biar apa orang kata
Kita tawa dalam duka
Kecut takut
Kalut kolot
Terkunci mulut
Bergaduh bertutur
Kalah sabung menang sorak
Tiba masa kita gerak

(Ulang korus 2x)

Dik mari dik
Ya kak
Nama adik siapa?
Liya…
Adik tahu nyanyi tak?
Tahu…
Mari ikut kakak nyanyi sama-sama…

Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk
Angguk angguk geleng geleng
Tunduk tunduk ikut telunjuk

Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja
Iya Iya saya saya
Kiri Kanan Ikut saja

Tolak Tambah
Kali ganda
Hitung kira segala nista
Maju mendung
Tinggi rendah
Berapa nilai
Nilai bangsa

Kak…Sekupang ke?
Dua kupang ke? Tiga kupang?

Sawah sebendang
Ladang sebidang
Tanah sekangkang
Pohon sebatang
Kerana uang semua hilang hanya tinggal shelai sepinggang

Yang jenin yang lebai yang pandir yang luncai
Yang angannya tinggi yang dibuai mimpi yang sawah terjual
Maruah tergadai

Kamu mahu lagi?

Ahli fikir…sabar, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar.

Resolusi Meraih Cita-Cita

Mengisi agenda baru dengan sederetan resolusi memang sudah menjadi tradisi yang populer begitu memasuki bulan Januari. Kita seakan-akan ingin membuat perubahan pada diri sendiri ke arah yang positif. Misalnya bercita-cita untuk berolahraga lebih banyak, atau bertekad untuk bersikap baik kepada sesama. Itu tidak salah, justru bagus sekali.Tapi sejauh mana kita bisa mencapai resolusi tersebut dan seberapa kuat bisa mempertahankannya? Simak deh saran-saran di bawah ini supaya resolusi yang kita ciptakan tidak mubazir begitu saja.

1. Buat cita-cita yang bisa diraih, dan yakini diri kalau kita pasti bisa meraihnya.
Sering kita merasa gagal dalam meraih keinginan atau cita-cita yang sudah dibuat. Hal ini dikarenakan kita sendiri yang terlalu kreatif membuat cita-cita yang tidak realistis dengan keadaan diri kita sendiri. Simpan dulu saja keinginan untuk merubah dunia. Fokus pada cita-cita yang berefek pada diri sendiri dan masih dalam area kemampuan kita. Misalnya, bertekad untuk berolahraga lebih rajin atau menyisihkan sebagian uang jajan untuk beramal.

2. Tulis resolusi kita secara lengkap dan terperinci.
Kalau punya cita-cita yang besar, kita harus buat jalan atau langkah demi langkah apa saja yang harus dilalui. Anggap saja impian besar kita itu adalah kemenangan pada pertandingan final, dimana untuk mencapainya kita harus melalui dulu beberapa pertandingan sebelumnya. Keberhasilan kita mengerjakan langkah demi langkah dalam proses meraih cita-cita ibarat kemenangan yang kita raih pada setiap babak pertandingan.

3. Buat jangka waktu dan biasakan untuk selalu disiplin.
Supaya bisa mencapai ke tujuan kita perlu membuat pembagian waktu yang berisi langkah-langkah apa saja yang harus dikerjakan. Pada setiap langkahnya buat batas final kapan harus selesai. Misal cita-cita kita adalah berolahraga selama 30 menit setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu. Kita bisa memulainya dengan jadwal sekali seminggu dulu, kemudian dua kali hingga akhirnya bisa tiga kali seminggu. Jangan lupa untuk memberi tanda bintang sebagai lambang keberhasilan pada setiap langkah yang bisa dicapai.

Kalau kita membiasakan diri untuk selalu membuat tekad atau cita-cita lengkap dengan langkah-langkah nyatanya, bisa dipastikan hidup kita juga akan lebih terarah dan rapih, alias tidak berantakan kemana-mana tanpa tujuan. Satu hal yang tidak boleh dilupakan : tetap semangat dan jangan mudah menyerah !

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »